Selasa, 28 September 2010

PIO ( Psikologi Industri Organisasi )

Psikologi Industri dan Organisasi (PIO) merupakan salah satu cabang dari ilmu psikologi. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa psikologi sendiri adalah ilmu yang mempelajari perilaku dan proses mental manusia. Sementara psikologi industri adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam setting kerja. PIO sendiri merupakan ilmu terapan sama halnya dengan psikologi klinis, psikologi militer, dan psikologi penerbang.

1. Definisi

a. Definisi PIO menurut Munsterberg (dalam Berry 1988)

“Psikologi industri dan organisasi (I/O) adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam dunia kerja.”

b. Definisi PIO menurut Munandar (2001)

“ Psikologi industri dan organisasi (I/O ) adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam perannya sebagai tenaga kerja dan sebagai konsumen, baik secara perorangan maupun secara kelompok, dengan maksud agar temuannya dapat diterapkan dalam industri dan organisasi untuk kepentingan dan kemanfaatan bersama.”

c. Definisi PIO menurut Guion ( dikutip dalam Muchinsky, 1983 )

“Industrial and organization psychology is the scientific study of the relationship between man and the world at work; the study of adjustment people make to the places they go, the people they meet and the things they do in the process of making a living”.

d. Definisi PIO

“Industrial/Organizational (I/O) psychology is the branch of psychology that is concerned with the study of behavior in work settings and the application of psychology principles to change work behavior”.

e. Definisi PIO menurut Blum dan taylor (1968)

Psikologi Industri Organisasi sebagai, “… simply the application or extension of psychological facts and principles to the problem concerning human being operating within the context of business and industry”.

f. Definisi PIO menurut Society of Industrial and Organizational Psychology (SIOP, APA Division 4)

“Industrial/Organizational (I/O) psychology is both the study of behavior in organizational and work setting and application of the methods, facts, and principle og psychology to individual and groups in organizational and work settings.”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar